Ice Breaker Indonesia, Jasa Outbound, Digital Marketing,

Cara Kerja Hypnoteaching

Cara Kerja Hypnoteaching Untuk Siswa

Cara Kerja Hypnoteaching – Menurut ilmu hypnoteaching, pikiran siswa terdiri dari tiga lapisan, yakni pikiran sadar, critical factor, dan pikiran bawah sadar. Ketiga lapisan ini bekerja scara simultan dan saling mempengaruhi.

Pikiran sadar atau yang biasa dikenal dengan consius mind dalah proses mental atau pikiran dimana siswa sepenuhnya berada pada kondisi sadar. Pada pikiran sadar, siswa lebih cenderung berbuat hal-hal realistis atau dapat diukur dengan akal pikiran, karena dalam kondisi ini siswa tahu betul apa yang sedang dilakukan dan apa yang sedang dirasakan.

Pikiran sadar mempunyai fungsi menganalisa segala informasi yang masuk, membandingkan dengan data yang telah tersinpan di dalam memori, dan memutuskan informasi baru yang akan disimpan di dalam memori atau sebaliknya dibuang.

Besarnya pengaruh pikiran sadar terhadap seluruh aspek kehidupan siswa yang meliputi sikap, kepribadian, prilaku, kebiasaan dan pola pikir haya sekitar 10 – 15% saja. Dari sini kita dapat mengetahui bahwa pikiran sadar tidak terlalu banyak mempengaruhi aspek kehidupan siswa.

Sementara disisi lain, ada pikiran bawah sadar atau yang biasa dinel dengan istilah subconsius mind. Pikran bawah sadar adalah proses mental atau pikiran dimana siswa berada pada kondisi setengah sadar seperti sedang melamun.

hypnoteaching

Pada kondisi pikiran bawah sadar, siswa lebih cenderung melakukan hal-hal yang tidak masuk akal, namun realistis menurut pikiran bawah sadarnya. Pikran bawah sadar adalah bagian dari pikiran yang dapat menyimpan banyak ide, gagasan, kritik, pikiran, serta tindakan yang kapasitasnya tidak terbatas, sebagaimana hard disk dalam computer yang dapat menyimpan banyak data.

Baca Juga : Pelatihan Ice Breaking Guru Cianjur

Pikiran bawah sadar mempunyai fungsi lebih komplek dari pikiran sadar dan pengaruhnya terhadap seluruh aspek kehidupan siswa jauh lebih besar sekitar 85-90%. Maka dari itu tak heran jika semua fungsi organ tubuh siswa diatur cara kerjanya dari pikiran bawah sadar. Lebih dari itu, nilai-nilai, keyakinan dan kepercayaan yang ada dalam diri juga diatur dari sini.

Garis pemisah yang membatasi pikiran sadar dengan pikiran bawah sadar dinamakan critical factor yang berfungsi untuk menyaring segala informasi yang akan disimpan di dalam pikiran bawah sadar, yang anntinya menentukan tindakan siswa dalam kehidupan sehari-hari. Critical factor menurut ilmu psikologi juga dapat dikatakan sebagai garis pelindung pikiran bawah sadar dari efek buruk pikiran sadar.

Ketika kita berada dalam kondisi sadar seperti sekarang ini, critical factor di dalam pikiran akan menghalangi segala bentuk afirmasi atau visualisasi yang ingin kita tanamkan kedalam pikiran bawah sadar, sehingga afirmasi atau visualisasi tersebut sulit sekali disebut sebagai sugesti yang efektif. Karenanya, efeknya sangat kecil atau bahkan tidak terlalu berpengaruh dalam kehidupan kita.

Saat guru melakukan hypnoteaching kepada siswa, yang terjadi adalah guru melemahkan critical factor siswa dan selanjutnya berkomunikasi langsung pada pikiran bawah sadar siswa. Melemahkan critical factor yang dimaksudkan disini bukan dilakukan dengan bentuk paksaan, melainkan dengan teknk-teknik induksi.

Baca Juga : Pelatihan Ice Breaking Guru Ciamis

Induksi inilah yang nantinya membuat pikiran sadar siswa lengah, sibuk, bosan, dan bingung, hingga akhirnya critical factor yang menjadi pintu gerbang pikiran bawah sadar terbuka lebar. Karena critical factor sudah terbuka lebar, maka sugesti yang akan diberikan akan mampu menjangkau pikiran bawah sadar. Akibatnya, siswa mau mengikuti segala bimbingan atau arahan dari guru.

Ketika membahas hal ini, anda yang mempelajari hypnoteaching harus memahami teknik-teknik induksi yang berlaku di dalamnya, sebelum akhirnya mempraktekkan langsung kepada siswa di sekolah. Hal ini sangat di tekankan demi keberhasilan anda dalam emmpraktikkan hypnoteaching.

Kami menyarankan anda untuk mengituki pelatihan atau workshop hypnotherapy dg ahlinya, agar anda memahami dasar-dasar hypnosis yang nantinya bisa anda terapkan dalam hypnoteaching. Belajar langsung dengan ahlinya akan memudahkan anda untuk konsultasi jika dikemudian hari mendapatkan kesulitan.

*materi Cara Kerja Hypnoteaching ini diambil dari buku “Hypnoteaching untuk PAUD dan TK” karya Hana Pertiwi, S.Pd

Related articles

Dampak Berpikir Negatif

Berpikir Negatif Berpikir negative memberikan pengaruh yang lebih besar dibanding dampak positifnya. Berpikir buruk dapat melemahkan system kekebalan tubuh. Berpikir negative juga bisa menyebabkan seseorang merasa tertekan dan kehilangan banyak energi. Dampak terparahnya tidak mampu berprestasi dan merasakan kebahagiaan. Berpikir positif jauh lebih menguntungkan daripada berpikir negative. Untuk itu, biasakan pikiran kita hanya menerima informasi […]

Semua Berawal Dari Pikiran

Semua berawal dari pikiran Kita Semua berawal dari pikiran – Dalam kamus bahasa indonesia, pikiran (mind) adalah hasil berpikir (memikirkan) atau biasa disebut akal, ingatan, akal (yang berarti daya dan upaya) angan-angan, niat atu maksud. Semua informasi yang masuk ke dalam pikiran melalui panca indra sangat berpengaruh pada terbentuknya respon berupa ide, sikap ataupun tindakan. […]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Hubungi Kak Malik